๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Dasar Negara Republik Indonesia

5 Simbol Sila Pancasila & Maknanya

Penjelasan lengkap lambang sila ke-1 sampai ke-5 pada perisai Burung Garuda Pancasila. Disertai bunyi sila, makna filosofis, dan contoh pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

Urutan Lambang Sila Pancasila (1 - 5)

Sila Ke-1
โญ๏ธ

Bintang Emas

"Ketuhanan Yang Maha Esa"
Makna Filosofis: Bintang bersudut lima berlatar hitam melambangkan cahaya kerohanian yang dipancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap insan manusia. Latar hitam menggambarkan warna alam asli yang menunjukkan bahwa Tuhan adalah sumber segala ciptaan semesta.
Sila Ke-2
โ›“๏ธ

Rantai Emas

"Kemanusiaan yang Adil dan Beradab"
Makna Filosofis: Rantai tersusun dari gelang persegi (melambangkan pria) dan lingkaran (melambangkan wanita) yang saling berkait kokoh tanpa putus. Ini bermakna hubungan manusia Indonesia yang setara, bersatu padu, dan saling membantu dalam kemanusiaan.
Sila Ke-3
๐ŸŒณ

Pohon Beringin

"Persatuan Indonesia"
Makna Filosofis: Pohon beringin berdaun lebat dan berakar tunjang menghujam ke dalam tanah melambangkan tempat berteduh dan berlindung seluruh rakyat. Akar gantung yang menjalar luas melambangkan keragaman suku bangsa, ras, bahasa, dan agama yang bersatu teguh di bawah naungan NKRI.
Sila Ke-4
๐Ÿ‚

Kepala Banteng

"Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan"
Makna Filosofis: Banteng dikenal sebagai hewan sosial bertanduk kuat yang gemar berkumpul bersama koloninya. Hal ini mencerminkan budaya musyawarah mufakat masyarakat Indonesia dalam mengambil keputusan bersama secara bijaksana.
Sila Ke-5
๐ŸŒพ

Padi dan Kapas

"Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Makna Filosofis: Padi melambangkan ketersediaan pangan (makanan pokok) dan kapas melambangkan sandang (pakaian). Lambang ini menegaskan tujuan luhur negara untuk menciptakan kemakmuran dan pemerataan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa kesenjangan.

Mengenal Makna Lambang Garuda Pancasila

Burung Garuda ditetapkan sebagai lambang negara Indonesia dengan kepala menoleh lurus ke sebelah kanan. Pada bagian leher tergantung perisai jantung yang memuat kelima simbol sila Pancasila, dan kedua kakinya mencengkeram pita putih bertuliskan semboyan nasional "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Jumlah Bulu pada Burung Garuda Pancasila:

Secara keseluruhan, jumlah helai bulu Garuda Pancasila mengabadikan momen bersejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.